Tips ini bersumber dari seorang Veteran Educator, yaitu Suzanne
Capek Tingley, M.A. Degree dalam salah satu tulisannya yang dimuat dalam laman
wgu.edu.
Beliau mengawali dengan bercerita tentang dirinya ketika
menjadi seorang guru. Dia menuturkan, “Ketika pertamakali saya menjadi seorang
guru, saya mendapat banyak tips praktis mengajar dari rekan-rekan veteran.
Salah satu tipnya adalah menyusun tempat duduk anak-anak menurut abjad sehingga
saya dapat mempelajari nama mereka dengan cepat. Cara lainnya adalah dengan
menggunakan izin aula yang dilaminasi untuk menghindari untuk memulai menulis setiap
kali seorang siswa meminta untuk pergi ke kamar mandi. Sebagian besar, tetapi tidak
semua, tip mereka berguna – saya memutuskan untuk tidak menyuruh anak-anak
membalik meja mereka dan menghadap dinding jika mereka berperilaku buruk.”
Suzzane berbagi tips ini berdasarkan pengalamannya dari waktu ke waktu. Harapannya tips ini akan bermanfaat bagi guru atau tenaga pengajar yang baru memulai karir.
Jangan Menilai Semuanya
Suzanne bertutur ketika Ia menjadi guru baru, Ia menyeret
pulang tas kerja yang diisi dengan pekerjaan siswa setiap malam. Ia
mengumpulkan semua pekerjaannya sekaligus mulai dari pekerjaan rumah, draf
kasar, dan lembar kerja sehingga menghabiskan malam dan akhir pekannya untuk
mencoba menilai semuanya.
Kemudian Suzanne pergi ke writing workshop yang
menjelaskan bahwa nilai harus menunjukkan kemajuan menuju penguasaan, bukan
apakah anak-anak telah menyelesaikan pekerjaan rumah.
Suzanne terus menilai ujian, tetapi Ia belajar menggunakan strategi kelas seperti yang telat ia ketahui di writing workshop, dan saling bertukar pikiran sehingga anak-anak dapat berbagi pekerjaan mereka dan belajar bersama.
Biarkan Siswa Tahu Apa yang Terjadi
Suzanne menuturkan bahwa siswa harus tahu apa yang akan mereka pelajari, mengapa mereka mempelajarinya, dan bagaimana hal itu akan dievaluasi. Ia juga belajar menggunakan rubrik agar anak-anak tahu sejak awal bagaimana pekerjaan mereka akan dievaluasi dan sehingga mereka mengetahui apa yang harus mereka pelajari.
Jelaskan Prosedur dan Harapan
Salah jika menganggap siswa di kelas Anda tahu cara bekerja sama
dalam kelompok atau cara berperilaku dalam kunjungan lapangan. Namun, sebagian
besar anak akan bekerja sama jika mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.
Suzanne mengingatkan bahwa, “sebagai seorang pendidik, Anda tidak hanya harus mengajarkan "apa", tetapi juga "bagaimana".”
Bagaimana Anda Memperlakukan Siswa Itu Penting
Apa yang Anda katakan kepada siswa, atau cara Anda
memperlakukan mereka, dapat membuat atau menghancurkan hari mereka.
Suzanne bercerita, “ketika saya menjadi guru baru, saya
tidak sepenuhnya memahami bagaimana komentar atau kritik yang tidak sengaja
dapat memengaruhi seorang anak. Begitu anak-anak saya sendiri mulai sekolah dan
pulang dengan cerita tentang apa yang dikatakan atau dilakukan guru mereka,
saya menyadari dampak yang dapat kita berikan pada siswa.”
Setelah itu, Suzanne menyimpan poster di kamarnya yang berbunyi,
"They won't always remember what you taught them, but
they'll always remember how you treated them."
Anda Tidak Tahu Kehidupan Rumah Setiap Anak
Seorang teman Suzanne mengajar di sekolah menengah yang menggunakan 44 bahasa berbeda, dan dia mengatakan kepadanya bahwa dia mendengar seorang siswa berkata, "Saya sangat lelah. Tadi malam, saya harus tidur di samping seseorang yang mendengkur." Anak-anak mungkin berurusan dengan masalah yang tidak kita ketahui, jadi jangan berasumsi bahwa video game adalah penyebab dari pekerjaan rumah siswa yang belum selesai.
Baca Juga: Siswa Jadi Siap Belajar dengan 10 Tips ini
Jaga Selera Humor Anda
“Saya sangat serius untuk menjadi guru yang baik, saya tidak melihat peran humor dapat dimainkan di kelas saya. Namun setelah beberapa tahun, ketika saya memiliki lebih banyak keterampilan dan kepercayaan diri, saya bisa lengah dan benar-benar menjadi lucu atau konyol . Lebih baik lagi, murid-murid saya mulai mengerti bahwa mereka bisa membuat lelucon sesekali, dan kami semua bisa tertawa bersama.”, lanjut cerita Suzanne.
Bersosialisasi dengan Rekan Kerja menjadi Hal yang Baik untuk Anda
Bersosialisasi itu sangat penting. Suzanne menceritakan kebiasaan dilingkungannya, “Baik itu pesta liburan fakultas, Relay for Life, atau berhenti di pub lokal untuk minum pada hari Jumat, berbagi kegembiraan dan frustrasi dalam mengajar dan mendukung satu sama lain sangat penting untuk kesejahteraan Anda. Bahkan bisa membentuk ikatan yang erat dengan rekan kerjameningkatkan tingkat kepuasan kerja Anda, jadi jangan mengasingkan diri.”
Koneksi Anda dengan Siswa Anda Mungkin Akan Mengejutkan Anda
Suzanne mempunyai kebiasaan yakni di akhir tahun, Ia selalu
meminta siswanya untuk menulis surat kepada guru inti mereka, memberi tahunya apa
yang mereka sukai, apa yang tidak mereka sukai, dan bagaimana Ia bersama guru-guru
lain dapat meningkatkan hal tersebut. Terakhir Suzanne menuturkan, “Pastikan
siswa Anda tahu bahwa Anda memedulikan mereka, dan sisanya akan sesuai.”
Demikian tips dari seorang Veteran Educator, Suzanne Capek
Tingley, M.A. Degree.