Tips Mengganti Sabun Cuci Wajah yang Baik
Mencuci muka adalah satu rutinitas yang wajib dilakukan
semua orang. Agar kotoran pada wajah dapat bersih dengan maksimal adalah dengan
mencuci wajah menggunakan sabun muka.
Kita tidak bisa sembarangan dalam menggunakan sabun muka.
Setiap orang mempunyai jenis kulit yang berbeda-beda. oleh karenanya sabun muka
yang digunakan tiap orang relatif berbeda, dalam artian tidak bisa satu jenis
sabun muka akan cocok digunakan oleh semua orang.
Kata dr. Nadia Nurotul Fuadah di salah satu tulisannya yang
dimuat dalam web alodokter.com menyatakan bahwa idealnya, kita perlu
memeriksakan terlebih dahulu jenis kulit kita. Sebelum kita memilih sabun cuci
muka, termasuk ketika ingin mengganti sabun cuci dengan jenis atau brand yang
baru, kita tidak boleh sembarangan karena akan berakibat pada kulit seperti
jerawatan, beruntusan, dan sebagainya.
Kemudian, idealnya kita juga memeriksakan keluhan yang kira
alami kepada dokter spesialis kulit, misalnya kulit kusam, berjerawat, flek
hitam, dan sebagainya.
Menurut dr. Nadia, tidak ada patokan khusus bahwa kita harus berhenti dulu menggunakan sabun pencuci wajah sebelum beralih ke sabun pencuci wajah yang lain. Akan tetapi (lanjut beliau), sebaiknya memang kondisi wajah kita dalam keadaan yang paling netral sebelum mencoba menggunakan produk perawatan wajah tertentu (termasuk sabun pencuci wajah).
Ini Tips Cara Menetralkan Wajah
Kondisi netral ini salah satunya
bisa dicapai dengan tidak dulu menggunakan produk perawatan kulit berlebihan.
Namun, bukan berarti kita tidak boleh menggunakan sabun cuci wajah sama sekali.
Dr. Nadia melanjutkan, “Sebaiknya, bila ingin beralih ke
sabun pencuci wajah lainnya, Anda berkonsultasi dulu ke dokter spesialis kulit
dan kelamin. Hindari bergonta-ganti produk perawatan kulit sembarangan, karena
dikhawatirkan tidak cocok dengan jenis kulit Anda. Di samping itu, bisa juga
produk perawatan kulit yang Anda gunakan mengandung zat kimia berbahaya. Dengan
memeriksakan diri langsung ke dokter, tentu kondisi ini bisa ditangani dengan
baik.”
Dr. Nadia memberikan sedikit tips bagi kita untuk memiliki
sabun pencuci wajah yang tepat, diantaranya sebagai berikut.
- Pilih produk pencuci wajah yang sudah terdaftar di BPOM
Sebagai informasi, BPOM adalah singkatan dari lembaga Badan
Pengawas Obat dan Makanan. Lembaga ini memiliki tugas yang sama dengan European
Medicines Agency (EMA), dan Food and Drug Administration (FDA) dengan tugas
utama yaitu untuk mengawasi seluruh peredaran obat-obatan dan makanan yang ada
di seluruh wilayah Indonesia.
- Tujuan dilakukannya pengawasan terhadap obat-obatan dan juga makanan adalah memastikan seluruh produk sudah aman untuk dikonsumsi, dan tidak merugikan si pengkonsumsi. Jadi, saat membeli produk obat dan makanan ada baiknya memperhatikan apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM atau belum. Jika terdaftar, produk tersebut sudah aman untuk dikonsumsi.
- Sesuaikan dengan jenis kulit Anda, apakah berminyak, normal, atau kering. --- sebagai contoh, bila Anda memiliki jenis kulit yang berminyak, maka pilihlah sabun yang berbahan dasar air (gel) dan tidak mengandung alkohol.
- Bila Anda memiliki kulit yang sensitif, sebaiknya tidak menggunakan sabun pencuci wajah yang mengandung pewarna atau parfum
- Cuci wajah Anda dengan teratur 2 kali sehari dan setiap sehabis mengenakan kosmetika
- Tidak perlu menggosok-gosok kulit wajah secara berlebihan, cukup dioles memutar dengan lembut, lalu bilas
- Keringkan wajah dengan baik seusai mencuci wajah, yakni dengan ditepuk-tepuk lembut menggunakan handuk bersih
- Lindungi kulit Anda dari pajanan sinar matahari, asap, dan polusi berlebihan
- Perbanyak makan sayur, buah, dan juga minum air putih yang cukup